Header Ads

Tim GDN Lampung Utara Mulai Bekerja, Agung: Yang Melanggar Aturan Ada Hukuman


INDEPENDENT | Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara (AIM) hari ini (4/7) kecewa karena didapati ada BKD Kadisnya tidak masuk kerja dan kantor dalam keadaan sepi. Agung mengingatkan agar ASN dan pejabat negara tidak main-main dengan amanah rakyat.

"Ada beban dan tanggung jawab. Ada langkah-langkah yang harus diambil, ada konsekwensi yang harus diambil dari setiap perbuatan yang kita kerjakan. Artinya, jangan salahkan apabila tindakan tegas nanti akan dilakukan oleh tim gerakan  disiplin nasional (GDN) Kabupaten Lampung Utara," tegasnya.

Apabila, lanjut Agung, hal serupa masih terulang kembali ada saksinya.  Hari ini saya hanya menegur dan mendata nama-namanya, tapi dalam waktu dekat tim GDN akan turun guna menstabilkan kembali ASN yang ada di Lampung Utara.

Langkah ini ditempuh Agung guna menjaga kondusifitas di Lampura. Selama ini AIM menyebut masih menggunakan pendekatan persuasif. Mana yang masih bisa ditegur, mana yang masih bisa dibina, tapi kedepan akan ada langkah tegas, ada reward juga ada hukuman.

"Jadi mana yang masuk kerja, inshaa Allah kedepannya akan menjadi pegawai baik.Bagi pegawai baik nantinya akan mendapatkan penghargaan, entah dia akan mendapat promisi dan sebagainya, bagi pejabat atau pegawai-pegawai yang dinilai oleh TIM GDN, bukan oleh saya ya, kurang cakap dan tidak menunjukkan itikad baik sama-sama membangun kabupaten ini ada hal-hal  tentu  yang  kita sesuaikan dengan aturan dan undang-undfang yang berlaku.

Sementara terkait adanya isu rolling ASN BUpati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara memastikan belum akan melakukan dalam waktu dekat ini.

"Belum ada rolling untuk saat ini. Saat ini kita masih melihat dan menstabilkan keadaan dibawah seperti yang saya katakan tadi. Tentu yang rajin akan mendapat penghargaan dan promisi, sedangkan yang tidak cakap akan mendapat konsekwensi," ujarnya.

Kedepan, Agung berharap para ASN Lampura lebih rajin dan lebih baik. "Ingat rakyat membutuhkan pelayanan, oleh karena itu berikan pelayanan itu kepada rakyat, karena kita di gaji oleh rakyat," tegasnya.

Disingung soal rumah dinas sekda dan wakil bupati yang kosong terus Agung menyebutkan akan melakukan pengecekan.

"Kita akan menjalin hubungan dulu, komunikasi dengan pak Sekda dan Pak Wakil Bupati. Kalau pak Sekda jelas cuti ya, tapi kalau pak wakil bupati belum tahu dimana, dan kita akan jalin komunikasi dulu ya, memang itu merupakan hak mereka selaku pejabat negara ya.," imbuh Agung.

Jurnalis : Juaini Adami/ Danank Alkatiri

Tidak ada komentar

KOMENTAR PEMBACA:

Pembaca SUARA INDEPENDENT dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.