Header Ads

Tawuran di Tambora, Polisi Amankan 8 Pelaku


INDEPENDENT | Lagi, tawuran terjadi di Tambora Jakarta Barat. Kali ini, Kepolisian Sektor Tambora Polres Metro Jakarta Barat mengamankan sedikitnya 8 pemuda yang diduga pemicu terjadinya tawuran di kawasan Tanah Sereal. Tawuran antar pemuda tersebut terjadi  pada Minggu (15/07) dini hari.

Kapolsek Tambora Kompol Iverson Manosoh SH MH menerangkan, tawuran terjadi awalnya para pelaku saling ejek dan saling tantang di media sosial, lalu berlanjut dengan tawuran antar kelompok.

Mirisnya, mereka  membawa senjata tajam jenis samurai, celurit, parang, pisau badik.  Dan selanjutnya saling serang/ lempar batu dan saling melukai lawan.

"Mereka ini memanfaatkan jaringan media sosial untuk melakukan tawuran," Terang Kompol Iverson, Rabu  (18/07/18).

Sementara, Kanit Reskrim AKP Supriyatin menjelaskan, pihaknya yang mengetahui adanya aksi tawuran tersebut, Supriyatin  turun langsung bersama tim pemburu preman mencari dan menangkap pelaku tawuran itu.

"Dari penyelidikan sementara, kami mengamankan 8 pelaku yang diduga pemicu adanya tawuran itu," Ujar Supriyatin.

Dari delapan pelaku yang diamankan, Tambahnya,  antaranya AMI (21), DD (18), AI (18), FFS (18), FR (17), MIP (17), DAP (16) dan MS (15).

"Mereka yang diamankan merupakan kelompok tawuran dari berbagai wilayah ada dari Geng Puja (Putera Jakarta) RW 10 tanah Sereal, Geng Waspada RW. 12 Tanah Sereal, Geng Thalib, Krukut, Tamansari, dan dari Geng Neo Star, Rusun Angke, Tambora," Tambah Kanit Reskrim.

Hingga kini, polisi masih terus memeriksa delapan orang yang merupakan pemicu tawuran tersebut. Dalam tawuran itu, lanjut Supriyatin, sedikitnya empat orang menjadi korban akibat terkena bacokan, sedangkan satu orang mengalami luka serius

"Mereka (pelaku) akan kita kenakan Pasal 170 KUHP tentang  Kekerasan Bersama-sama dimuka Umum dan Pasal 2 UU Darurat No 12 Tahun 1951

Barang bukti yang berhasil disita polisi berupa enam buah senjata tajam dari berbagai jenis

"Tidak menutup kemungkinan pelaku yang kita amankan akan terus bertambah dan kami akan terus lakukan operasi,"Tandasnya (Ashari/Jnn)

Tidak ada komentar

KOMENTAR PEMBACA:

Pembaca SUARA INDEPENDENT dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.