Header Ads

Soal Randis, Pemkab Lampura Resmi Laporkan Mantan Camat Bukit Kemuning ke Polisi


INDEPENDENT | Langkah Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara (AIM), membersihkan sejumlah ASN bermasalah hukum terus mendapat dukungan dari sejumlah petinggi dan tokoh di Lampura.

Upaya ini guna menciptakan kondisi Lampura tampil sesuai slogan PERUBAHAN NYATA, salah satunya menciptakan tata kelola yang bersih, trasparan dan bermartabat.

Ditenggarai, ada pejabat bermasalah akibat efek SK rezim Sri Widodo yang dibuat dan diduga tanpa prosedur tersebut diakui telah menjadi selilit yang mesti di bersihkan, terlebih menyentuh pada level eselon.

"Ya benar, dalam minggu ini kita sedang fokus pembenahan SDM secara menyeluruh. Selain kita juga memilah, pos-pos mana yang bermasalah dan akan menghambat proses pembangunan di Lampura secara cermat kita benahi," demikian ditegaskan Kabag Hukum Sekda Pemkab Lampung Utara Hendri SH MH, hari ini (23/7).

Hendri mengakui ada sejumlah keputusan terkait hukum di Lampura, yang disandang sejumlah pejabat perlu pembenahan. Misalnya, sejumlah keputusan semasa AIM menjalani masa cuti kampanye dulu juga menjadi perhatian pihaknya.

"Tapi inshaa Allah kita akan benahi, semaksimal mungkin agar roda pemerintahan di Lampura ini berjalan baik, bersih, transparan, akuntabel dan bermartabat," imbuh Hendri.

BACA JUGA: BELUM KEMBALIKAN MOBIL DINAS, CAMAT BUKIT KEMUNING DIBURU TIM ASET PEMKAB LAMPURA

Tekad dan semangat Hendri mendorong pemerintahan yang bersih itu dibuktikannya malam ini. Misalnya, Hendri bersama Tim Pemkab Lampung Utara diwakili Trisando Thama dan BP2KA Lampura secara resmi telah melaporkan Mantan Camat Bukit Kemuning berinitial PN terkait dugaan penggelapan mobil kenderaan dinas (RANDIS).

Dia terpaksa melaporkan mantan camat tersebut karena diduga sudah tidak ada niat dan itikad baik guna memulangkan RANDIS yang di pakainya selama ini. Padahal, mobil tersebut adalah milik Pemkab Lampura yang nota bene adalah milik negara.

Peristiwa ini bermula dari sejak penyerahan mobil dinas pada tanggal 19 Januari 2018, sekitar jam 9 pagi. Kemudian pada saat acara Germas Kesehatan Dipuskes Bukit Kemuning, TIM Penarikan kendaraan dinas yang terdiri dari instansi Satpol PP dan bidang aset Pemkab Lampura menanyakan perihal RANDIS kepada saudara Panca dan dijawab kendaraan tersebut ada di Kota Bumi. Namun faktanya, sampai sekarang Randis tersebut belum dikembalikan, akibatnya Tim Penarikan dan Satpol PP  serta Bidang Aset BPKA melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Lampung Utara.

Perkara ini tertuang dalam Laporan Polisi dengan Nomor LP/886/B/VII/2018/Polda Lampung.

Jurnalis : Juaini Adami
Editor : Niki Putune Sinten



Tidak ada komentar

KOMENTAR PEMBACA:

Pembaca SUARA INDEPENDENT dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.