Header Ads

PN Bandung Segera Gelar Sidang Gugatan Pra Peradilan Penahanan Dahlan Singarimbun


INDEPENDENT | Pengadilan Negeri Bandung segera akan menggelar sidang gugatan Pra Peradilan atas penahanan Dahlan Singarimbun, tokoh masyarakat Cimenyan, Bandung.

Advokat Ir. Tonin Tachta Singarimbun SH kuasa hukum Dahlan menyebutkan kliennya adalah Pemohon Praperadilan yang baik dan patut diberi perlindungan hukum.

Dasar gugatan tersebut, Tonin mengatakan adanya dugaan suatu pelanggaran hukum dalam penahanan yang menimpa kliennya, dengan tidak dilakukannya pemeriksaan Dahlan Singarimbun sebagai Saksi sebelum diterbitkannya SPDP dengan Surat Nomor B/138/VI/2018/Dit.Reskrim.Um tertanggal 8 Juni 2018.

"Penetapan tersangka tanpa dilakukan gelar perkara dengan mengundang Para Pihak merupakan perbuatan pelanggaran hukum," tegas Tonin.

Selain itu, lanjut Tonin, pihaknya juga keberatan terkait penahanan kliennya karena tidak mengacu pada ketentuan syarat minimum dua alat bukti dan pemeriksaan calon tersangka dalam penetapan Tersangka, tidak sesuai dengan ketentuan hukum.

Oleh karena itu, Tonin menyatakan Penetapan Tersangka DAHLAN SINGARIMBUN tidak sesuai dengan ketentuan hukum.

Perkara ini sebenarnya bermula dari perseteruan antara PT Bandung Pakar vs Dahlan Singarimbun, soal hak-haknya yang selama puluhan tahun ini diduga dirampas PT Bandung Pakar. Karena itu, Tonin berharap dengan pra peradilan pidana Nomor Perkara 21/Pid.Pra/2018/PN Bdg tersebut dapat mengungkap "skandal" PT Bandung Pakar itu.

Atas perkara ini, Pengacara terkenal tersebut meminta PN Bandung untuk dapat membatalkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Sp.Sidik/179/VI/2018/Dit Reskrim Um tanggal 8 Juni 2018 dan membatalkan perkara yang ditanda tangani oleh Wakil Direskrimum AKBP MARTRI SONNY S.IK. MH tentang Pemberitahuan dimulainya penyidikan terlapor a/n DAHLAN SINGARIMBUN.

Tak hanya itu, pihaknya juga meminta PN dapat mengabulkan gugatannya untuk membatalkan surat perintah penjemputan/ penangkapan, penggeledahan dengan Tersangka Dahlan Singarimbun.

" Ini penting, karena Panggilan ke-2 Sp.Gil/1562.a/VII/2018/Dit Reskrim Um tertanggal 19 Juli 2018 yang di tanda tangani oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Umar Surya Fana  SH SIK MH adalah tidak sah," ujar Tonin.

Terkait hal tersebut,  Pengacara senior ANDITA’S LAW FIRM Jakarta ini berharap pengadilan dapat memerintahkan kepada Kepala Kepolisian Republik Indonesia c/q Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat c/q Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Umar Surya Fana  SH SIK MH menghentikan LPB/516/V/2018/ tanggal 25 Mei 2018 dengan Pelapor TAUFIK KUROKHMAN.

Sementara itu, dari Polda Jabar belum ada keterangan resmi terkait gugatan Pra Peradilan Penahanan Dahlan Singarimbun tersebut.

Meski demikian, Advokat Ir. Tonin Tachta Singarimbun SH meyakini perkara yang sudah teregistrasi di PN Bandung sejak 26 Jul 2018 ini akan mengungkap sejumlah fakta-fakta lain di PT Bandung Pakar.

"Kita lihat saja, akan ada sesuatu yang indah pada waktunya," ujarnya, hari ini (28/7). (R-007)

Tidak ada komentar

KOMENTAR PEMBACA:

Pembaca SUARA INDEPENDENT dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.