Header Ads

Hadiri Silatwil Hidayatullah, Bupati Kudus: Umat Islam Harus Berpolitik


INDEPENDENT | Umat Islam harus berpolitik, karena kalau tidak, kita umat Islam akan dipimpin oleh mereka yang tidak komitmen terhadap Islam dan umat Islam akan ditinggalkan.

Demikian hal tersebut disampaikan Bupati Kudus Terpilih Periode 2018-2023, Bapak Ir. H. Muhammad Tamzil, MT di Kampus Hidayatullah Kudus ini, belum lama ini.

"Saya pribadi mengapresiasi atas komitmen Hidayatullah yang sudah tidak diragukan lagi, terima Kasih Hidayatullah. Inilah mengapa hari ini saya hadir ditengah-tengah acara Silatwil Hidayatullah di Kota Kudus ini. Karena saya yakin, Hidayatullah akan terus bersama untuk komitmen membangun Kota Kudus yang akan kita kejar sebagai 'Ikon' Kota Pendidikan. Sambutan

"Pekerjaan terbesar kita yang ada di Hidayatullah ini adalah menyiapkan kader-kader terbaik yang berkualitas pemimpin. Sebab, tantangan kedepan akan lebih berat bagi generasi berikutnya, kita harus mampu menyiapkan itu. Jangan sampai dari rahim Hidayatullah ini hadir pemimpin yang tidak mengantar umat untuk selalu mendekat kepada Allah. Kita harus berupaya melahirkan pemimipin-pemimpin berkualitas Abu Bakar, bukan pemimpin tipe Abu Jahal atau Abu Lahab, ( tamabahan saya, apa lagi Abu Janda), Pesan Anggota Dewan Pertimbangan Pimpinan Umum Hidayatullah, Ust. H. Abdurrahman, SE mewanti-wanti kepada seluruh kader yang hadir," katanya.

Dalam sambutan Ketua Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah Jawa Tengah, Ust. Ahmad Suwarno, M. PI lebih menitik pesan kepada segenap pengurus dan kader Hidayatullah yakni potensi terjadinya pergeseran orientasi dalam perjuangan. sebab, ini adalah mimpi buruk yang paling ditakuti oleh setiap organisasi dan banyak sudah terbukti dalam diri para aktivis yang terlena dan terjebak sekarat lalu jatuh berguguran di medan dakwah. Penyakit ini sedini mungkin untuk kita singkirkan jauh-jauh." Urai beliau penuh penghayatan.

Dalam sambutan Ketua Panitia Silatwil ke Tujuh yang mengambil tema, “Membangun Peradaban Islam dengan generasi Qur’ani” Ust. Syaiful Anwar, ME melaporkan tidak kurang dari 500 peserta silatwil ketujuh Hidayatullah Jateng ini hadir dalam dua hari pelaksanan kegiatan yang digelar mulai hari Rabu-Kamis (11-12/7/2018).

"Tak lupa ucapan terima kasih kepada para pihak yang sudah mendukung kegiatan silatwil ini diantaranya, Bapak Ir. H. Muhammad Tamzil, MT, Bupati Kudus Terpilih, PT. Bank Jateng Syariah, PT. Bank Muamalat, PT. Bank Syariah Mandiri dan pihak-pihak lain yang sudah ambil bagian mensukseskan acara ini,” Pungkas Syaiful Anwar.

Acara silatwil ini juga dirangkaikan dengan beragam agenda, diantaranya agenda Pendidikan dimana pada hari Kamis, diumumkan dan diserahkan kepada para pemenang lomba Olimpiade Sekolah Integral Hidayatullah se Jateng oleh Ketua Depdikdasmen Wilayah Jateng, Ust. Usman Wakimin, M.Pd. Ada pun tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk mewadahi anak-anak didik yang memiliki bakat dan prestasi untuk terus diasah dan tahun depan akan diikutkan untuk mengikuti Olimpiade yang sama tingkat Nasional di Surabaya, Jawa Timur" urai beliau kepada hadirin.

Tidak mau ketinggalan, Ketua Departemen Ekonomi Hidayatullah Jateng, Ust. Syaiful Anwar, ME yang merupakan salah satu alumni STIE Hidayatullah yang bertugas di Jateng ini pun melakukan MOU dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN dengan penyerahan awal sebesar Rp. 150 juta untuk tahap awal. MOU kerjasama ini ditanda tangani oleh Syaiful Anwar mewakili Hidayatullah dan Suryanto Humaini, SE, MM, selaku General Manager YBM PLN Pusat.

Terakhir, dalam gelaran silaturahim di kota Santri ini, BMH mengapresiasi seorang da'i tangguh yang sudah malang melintang untuk membina tidak kurang 500 muallaf di lereng  gunung Merbabu Salatiga, Jawa Tengah dengan menyerahkan sebuah sepeda motor trail untuk membantu memperlancar gerak dakwah membina umat di lereng-lereng gunung Merbabu. Semoga dengan bantuan motor dakwah ini, dakwah Ust. Tumidi yang biasa memperkenalkan diri dengan Mr. O semakin lancar ungkap General Manager BMH Jawa Tengah, Imam Muslim. (R)

1 komentar:

KOMENTAR PEMBACA:

Pembaca SUARA INDEPENDENT dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.