Header Ads

Gelapkan Mobil Randis, Rumah Mantan Camat Bukit Kemuning Digrebek Satpol PP



INDEPENDENT | Petugas Satpol PP Lampung Utara hari ini (31/7) menggerebek kediaman Panca N, Mantan Camat Bukit Kemuning karena belum mengembalikan mobil dinas (Randis) yang pernah digunakan beberapa bulan lalu.

Penggrebekan yang dilakukan puluhan petugas Satpol PP, Tim Aset BP2KA Lampura dan Kabag Hukum Sekda Pemkab Lampung Utara Hendri SH MH tersebut menarik perhatian warga. Sayangnya upaya ini gagal menemui mantan Camat Bukit Kemuning tersebut, karena mobil dan Panca yang diburu Satpol PP tersebut tak kelihatan batang hidungnya.

Kabag Hukum Sekda Pemkab Lampung Utara Hendri SH MH kepada awak media menyebutkan penggrebekan tersebut dilakukan karena terindikasi mantan Camat Bukit Kemuning ini melakukan penggelapan satu unit mobil dinas (Randis) yang nota bene adalah aset dan milik negara.

Perkara mobil randis ini, sebelumnya sudah dilaporkan ke Polres Lampung Utara dan tertuang dalam Laporan Polisi dengan Nomor LP/886/B/VII/2018/Polda Lampung.

"Indikasi dan unsur penggelapan itu ada, karena tidak ada etikad baik dari yang bersangkutan," tegas Hendri.

Menjawab pertanyaan wartawan, apakah mungkin mobil tersebut sudah digadaikan, dan yang bersangkutan tak bisa menebusnya? Hendri mengaku belum tahu. "Soal itu saya belum tahu, namun yang pasti perkara ini sudah memenuhi unsur penggelapan," ujarnya.

Meski demikian, Hendri bersama Tim Aset Pemkab Lampung Utara diwakili Trisando Thama dan BP2KA Lampura sudah melaporkan Mantan Camat Bukit Kemuning berinitial PN terkait dugaan penggelapan mobil kenderaan dinas (RANDIS).

Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa ini bermula dari sejak penyerahan mobil dinas pada tanggal 19 Januari 2018, sekitar jam 9 pagi. Kemudian pada saat acara Germas Kesehatan Dipuskes Bukit Kemuning, TIM Penarikan kendaraan dinas yang terdiri dari instansi Satpol PP dan bidang aset Pemkab Lampura menanyakan perihal RANDIS kepada saudara Panca dan dijawab kendaraan tersebut ada di Kota Bumi. Namun faktanya, sampai sekarang Randis tersebut belum dikembalikan, akibatnya Tim Penarikan dan Satpol PP  serta Bidang Aset BPKA melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Lampung Utara.

Sementara dari TKP dilaporkan, saat petugas melakukan penggrebekan di rumah kediaman Panca yang bersangkutan tak berada di tempat, begitu juga mobil Randis merk Rush.

"Istrinya juga tak berada di tempat, yang ada hanya anak-anaknya saja," ujar seorang petugas Satpol PP.

Jurnalis : Juaini Adami
Editor : Niki Putune Sinten


Tidak ada komentar

KOMENTAR PEMBACA:

Pembaca SUARA INDEPENDENT dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.