Header Ads

Bupati Lampura akan Batalkan Lelang Paket Proyek PUPR 2018 yang Tidak Jelas


INDEPENDENT | Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menggelar rapat koordinasi bulan Juli tingkat Kabupaten, Senin (16/07/2018).

Rapat dipimpin Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara, dihadiri seluruh pimpinan satuan kerja perangkat daerah, Kepala Dinas dari 40 Satker (SKPD) 23 Camat dan 232 Kepala Desa Se- Kabupaten Lampung Utara.

Selain mengingatkan kedipsilinan kepada seluruh ASN  Struktural Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Utara, Agung kembali menegaskan agar seluruh jajarannya agar kompak bersinergi membangun Lampura.

Usai Rakor, Bupati Lampura kepada awak media juga menyinggung soal lelang Paket Proyek Lampung Utara beberapa bulan lalu, dan uang muka rekanan kontraktor.

Dengan tegas Agung menyatakan belum memikirkan terkait soal uang muka lelang Proyek 2018. Tak hanya itu, Agung juga memastikan akan mempelajari dengan detail terhadap sejumlah paket lelang rezim era Sri Widodo itu. Jika secara prosedurnya dan regulasinya tidak jelas, maka lelang paket Proyek PUPR 2018 tersebut dibatalkan.

"Kita sedang fokus memikirkan pembayaran tunggakan pemerintah tahun 2017. Soal lelang itu pun nampaknya akan menperburuk situasi keuangan daerah, maka dari itu masih akan kita pelajari, jika secara prosedurnya dan regulasinya tidak jelas, maka lelang paket Proyek PUPR 2018 tersebut akan dibatalkan," pungkasnya.

Jurnalis : Juaini Adami/ Danank Alkatiri
Editor : Niki Putune Sinten

Tidak ada komentar

KOMENTAR PEMBACA:

Pembaca SUARA INDEPENDENT dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.