Header Ads

Upacara Pembukaan Orientasi dan Tradisi Penerimaan Warga Baru Divif 1 Kostrad


INDEPENDENT | Panglima Divisi Infanteri 1 Kostrad Mayjen TNI Agus Rohman, S.I.P memimpin upacara pembukaan Tradisi penerimaan warga baru bagi 219 prajurit yang terdiri dari para Perwira dan Tamtama remaja yang masuk satuan jajaran Divif 1 Kostrad, di lapangan Madivif 1 Kostrad, Cilodong Depok. (28/06)

Tradisi merupakan kewajiban bagi setiap prajurit yang masuk jajaran Divif 1 Kostrad. Untuk mengikuti masa orientasi tradisi masuk satuan Divisi Infanteri 1 Kostrad yang akan berlangsung 1 bulan ditandai dengan pemasangan pita kepada perwakilan peserta tradisi.

Dalam amanatnya, Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Agus Rohman, S.I.P menyampaikan, bahwa melalui kegiatan orientasi ini, diharapkan para prajurit muda dapat menumbuhkan rasa kebanggaan, kecintaan, terbentuknya disiplin jiwa korsa antar prajurit dan dapat memahami sejarah terbentuknya satuan Divif 1 Kostrad. Sehingga tumbuh kecintaan dan kebanggaan dari diri prajurit kepada satuan ini.

Lebih lanjut  Pangdivif 1 Kostrad menyampaikan, setiap prajurit harus memiliki  kepedulian dan tanggungjawab yang tinggi dalam membangun nama baik dan citra satuan.

"Untuk itu, saya minta agar kegiatan ini dapat berjalan sesuai rencana, aman dan tertib serta selalu mengutamakan faktor keamanan, " ungkapnya.

Kepada penyelenggara orientasi dan tradisi penerimaan warga baru Divif 1 Kostrad Tahun 2018 ini, Mayjen TNI Agus Rohman S.I.P minta agar dapat melaksanakan kegiatan dengan baik, kendalikan dan awasi secara ketat pelaksanaannya, sehingga tidak terjadi hal-hal yang dapat merugikan personel dan materiil.

Acara tersebut dihadiri oleh Kasdivif 1 Kojstrad Brigjen TNI Joko Putranto M.sc, Para Asisten dan wakil Assisten Kasdivif 1 Kosktrad, Para Pamen Madivif 1 Kostrad, serta para Komandan satuan Jajaran Divif 1 Kostrad. (Hadi/Penkostrad)



Tidak ada komentar

KOMENTAR PEMBACA:

Pembaca SUARA INDEPENDENT dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.