Header Ads

Pesan Ramadhan : SIAP MASUK SURGA


Pesan Ramadhan : SIAP MASUK SURGA

By: Prof Veni Hadju 

Siapa yang ingin masuk surga? Semua pasti ingin.  Orang yang dirahmati Allah pasti masuk surga dan orang yang diazab akan masuk neraka. Mereka yang berIbadah dengan sungguh-sungguh di bulan mulia Ramadhan maka semua dosa-dosanya yang lalu akan diampuni dan dijanjikan surga.

Ada yang ingin masuk surga tapi tidak bekerja keras untuk itu. Mereka berpuasa namun tidak shalat tarawih atau tahajjud di malam hari. Mereka menikmati rezeki yg diberikan Allah tapi hanya sedikit mensyukurinya. Mereka juga kurang bersedekah dan tidak memberi makan orang miskin. Mereka suka menyombongkan diri dengan status dan kedudukan mereka.

Allah membuat Ramadhan sebagai bulan yang kondusif utk beribadah. Para da'i terus menasehati agar para muslimin berupaya keras melaksanakan seluruh perintah agama dengan baik. Kondisi sebulan ini diharapkan berbekas dan dapat merubah perilaku menjadi lebih baik setelah itu.

Maha Benar Allah dengan firman-Nya: Wasaari'uu ilaa maghfiratim mirrabbikum wajannatin 'ardhuhas samaawaatu wal ardhu u'iddat lil muttaqiin (QS Al-Imran 3:133). Artinya: Dan bersegeralah memperoleh ampunan dari Tuhanmu dan surga seluas langit dan bumi yang diperuntukkan bagi orang2 yang bertakwa.

MALAM INI, SAAT RAMADHAN TIBA, BERNIATLAH UNTUK MEMPEROLEH SURGA SEBAGAI BALASAN AMAL IBADAH DI BULAN MULIA.

PADA suatu masa, Raja Iskandar Zulkarnain beserta pasukannya hendak berangkat menaklukkan suatu daerah. Pagi hari sebelum berangkat, Iskandar Zulkarnain berpesan kepada pasukannya:

"Dalam perjalanan, nanti malam kita akan melintasi sungai. Ambillah apa pun yang terinjak yang ada di sungai itu."

Ketika malam gelap tiba dan pasukan Iskandar Zulkarnain melintasi sungai,

ADA 3 golongan prajurit. Golongan  yang PERTAMA tidak mengambil apa pun yang terinjak di sungai karena yakin itu hanya batu.

Golongan yang KEDUA mengambil alakadarnya yang terinjak di sungai, sekedar mengikuti perintah raja.

Yang KETIGA mengambil sebanyak-banyaknya yang terinjak di sungai sehingga tasnya penuh dan kepayahan meneruskan perjalanan karena penuhnya bawaan.

Setelah melanjutkan perjalanan dan tiba pagi hari, Iskandar Zulkarnain bertanya kepada pasukannya, apa yang kalian dapatkan semalam?  Ketika para prajurit memeriksa tasnya, ternyata isinya intan berlian.

Prajurit yang tidak mengambil apa-apa sangat menyesalinya.

Prajurit yang mengambil ala kadarnya ada perasaan senang bercampur penyesalan.

Prajurit yang sungguh-sungguh mengambil merasa sangat bahagia.

Cerita tersebut dikutip dari buku Tasawuf Modern karya Buya Hamka.

Kita akan melewati Ramadhan.
Di dalamnya banyak sekali keberkahan.
Dan kita memiliki 3 pilihan.

1. Melewati Ramadhan tanpa mengambil keberkahannya sedikit pun.

2. Melewati Ramadhan dengan mengambil keberkahan ala kadarnya.
Atau

3. Melewati Ramadhan dengan bersungguh-sungguh mengambil keberkahannya, yaitu dengan cara memperbanyak ibadah dan amal kebaikan lainnya.

Sebentar lagi TAMU AGUNG ITU DATANG & jangan sampai menyesal ketika dia telah pergi

Ramadhan Kariim, semoga kita Dapat Bertemu lagi dengan Ramadhon tahun Ini dan kita termasuk golongan yang mendapat maghfiroh, rahmah dan keberkahan Ramadhan 1439 H yang tinggal beberapa hari lagi.

Aamiin yaa Allah yaa robbal 'alamiin.

Barakallahu fii

Tidak ada komentar

KOMENTAR PEMBACA:

Pembaca SUARA INDEPENDENT dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.