Header Ads

Malam Ini, Masjid Istiqlal Bagikan Zakat Fitrah


INDEPENDENT | Pengurus Masjid Istiqlal menjadwalkan pembagian zakat fitrah setelah salat magrib di malam takbiran (Kamis, 14/6).

Kepala Bagian Humas dan Protokoler Masjid Istiqlal, Abu Hurairah, mengatakan hingga sore ini pihaknya sudah berhasil mengumpulkan zakat fitrah senilai kurang lebih Rp 200 juta. Namun, zakat yang akan dibagikan berupa beras seberat 5 kg untuk setiap orang yang berhak.

"Masyarakat yang menunaikan zakat di Masjid Istiqlal itu hampir 100 persen menggunakan uang, ada satu dua orang yang masih pakai beras, sampai saat ini kurang lebih Rp 200 juta. Itu semua sudah kami jadikan beras, jadi tinggal membagi saja. Satu orang mendapatkan 5 kilogram," jelas Abu Hurairah.

Meski demikian, pihaknya belum bisa memastikan berapa banyak paket beras yang akan diberikan kepada para mustahiq.

"Tergantung nanti. Kami masih menerima terus. Berasnya sudah distok duluan. Kalau kami mau beli hari begini kan enggak mungkin, penjual beras sudah pada mudik," jelasnya.

Dijelaskannya juga, para mustahiq akan diberikan kupon untuk mendapatkan paket beras zakat fitrah. Kupon itu dibagikan saat pembagian takjil buka puasa.

"Jadi pada saat berbuka puasa, kami selipkan kupon zakat fitrah itu di tempat makanan mereka, lalu dengan kupon itu mereka bisa ambil zakat. Insya Allah pembagian ini aman, tidak akan menimbulkan kegaduhan," jelasnya.

Selain membagikan langsung kepada delapan golongan mustahiq yang datang ke Masjid Istiqlal, pihaknya juga akan mendistribusikan zakat fitrah ke lembaga-lembaga keagamaan yang sudah mengajukan proposal.

"Kami akan mendistribusikan zakat fitrah yang sudah kami kumpulkan. Pendistribusiannya melalui lembaga, rumah yatim yang terlebih dahulu memberikan proposal ke kami. Tentu yang kami prioritaskan adalah masjid, musala, Rumah Yatim yang bertetangga langsung dengan Masjid Istiqlal," pungkasnya.(Sumber: RMOL)


Tidak ada komentar

KOMENTAR PEMBACA:

Pembaca SUARA INDEPENDENT dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.