Header Ads

LBI Lampung Desak Polri dan Kejari Pringsewu Usut Tuntas Borok Kepala Pekon Sinarmulya


INDEPENDENT | Pasca inspektorat dinginkan kasus dugaan korupsi DD dan ADP 2017 Pekon Sinar Mulya Kec. Banyumas kabupaten Pringsewu, Ketua Laskar Bintang Indonesia (LBI) lampung  Muhammad fazari angkat bicara dan desak pihak kepolisian polres tanggamus  dan kejaksaan negeri Pringsewu  usut tuntas borok  kepala pekon sinarmulya odih warsono.

Muhammad fazari saat dihubungi awak media lewat telepon selulernya Kamis (28/06/2018), ia (red) merasa geram atas dugaan penyimpangan yang dilakukan oleh kepala pekon sinarmulya, dan juga saya berharap  pemerintah daerah melalui Inspektorat Pringsewu  harus lebih serius tangani odih warsono .

"Pemerintah kabupaten pringsewu melalui Inspektorat harus lebih serius tangani bila perlu terjunkan Tim ahli kusus untuk mengaudit pekon sinarmulya, bila negara dirugikan inspektorat harus melimpahkan kepihak kepolisian. "

Saya  berharap. lanjutnya,  kepada pihak kepolisian Polres Tanggamus dan kejaksaan negeri Pringsewu agar mengusut tuntas  Pekon sinarmulya, kita akan kawal terus dugaan korupsi kepihak yang terkait.

Dari pemberitaan sebelumnya Inspektorat Pringsewu tak serius  tangani kasus dugaan korupsi DD dan ADP 2017  Odih warsono kepala pekon Sinar Mulya Kec. Banyumas, kab. Pringsewu.

Padahal, waktu lalu inspektorat akan lakukan  pemeriksaan kusus (riksus) untuk pekon sinarmulya dikarenakan ada kerugian negara dari beberapa item pekerjaan.

Sedangkan, aparat penegak hukum melalui TIPIKOR  Polres Tanggamus  masih menunggu hasil penghitungan kerugian yang dialami oleh  negara sewaktu inspektorat melakukan pemeriksaan kusus waktu lalu.

Dalam  dugaan korupsi,  Inspektorat terkesan mengulur waktu dalam proses penangan dan penghitungan hasil  kerugian yang dialami oleh negara,harusnya pemerintah kabupaten pringsewu lebih tegas kembali melalui Inspektorat  agar bisa memberikan efek jera bukan tutup mata atau jalan ditempat dalam menanganinya .

Saat awak media melakukan konfirmasi, nsenin (25/06/2018) keinspektur pembantu (Irban) 1 diruang kerjanya Dwirman tak ada ditempat, hingga berita diterbitkan Inspektorat pringsewu melalui Irban 1 Dwirman belum bisa dikonfirmasi begitupun Inspektur pringsewu saat dihubungi lewat telepon selulernya tak kunjung diangkat.

Jurnalis : Nanang Siswanto

Tidak ada komentar

KOMENTAR PEMBACA:

Pembaca SUARA INDEPENDENT dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.