Header Ads

KPU: Jumlah Pemilih Pilkada Seretak 2018 Tercatat 152.067.680


INDEPENDENT | Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah memperbaharui total jumlah pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2018. Jumlah DPT tercatat sebanyak 152 juta pemilih. Hal ini disampaikan Komisioner KPU, Viryan Azis.

“DPT berdasarkan hasil pleno Pilkada, jumlah total pemilih 152.067.680,” ujar Viryan Azis di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (25/6).

Viryan mengungkapkan, dari jumlah 152 juta pemilih terbagi menjadi 76,088,777 pemilih perempuan dan 75,981,053 pemilih laki-laki. Jumlah ini tersebar di 31 provinsi, 381 kabupaten/kota, 5.555 kecamatan, dan 64.499 kelurahan/desa.

“Jumlah TPS (Tempat Pemungutan Suara) sebanyak 387.598,” jelas Viryan.

Sebelumnya, dari data KPU tercatat total DPT Pilkada 2018 sebanyak 152.058.452 pemilih dengan total jumlah perempuan sebanyak 76.082.159 dan jumlah pemilih laki-laki 75.976.293. Dengan total Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 387.566.

“Ada perubahan ya (dari jumlah DPT sebelumnya),” tegas Viryan seperti dikutip dari BeritaSatu. com.

Berikut data DPT Pilkada Serentak 2018 :
1. Aceh: 307.726
2. Bali: 2.982.201
3. Banten: 4.219.124
4. Bengkulu: 230.169
5. Gorontalo: 209.673
6. Jambi: 835.683
7. Jawa Barat: 31.730.042
8. Jawa Tengah: 27.068.500
9. Jawa Timur: 30.155.719
10. Kalimantan Barat: 3.436.127
11. Kalimantan Selatan: 681.807
12. Kalimantan Tengah: 1.144.152
13. Kalimantan Timur: 2.329.657
14. Kalimantan Utara: 133.345
15. Kep. Bangka Belitung: 447.435
16 Kep Riau: 141.777
17. Lampung: 5.768.253
18. Maluku: 1.149.990
19. Maluku Utara: 747.719
20. NTB: 3.511.890
21. NTT: 3.186.506
22. Papua: 3.411.217
23. Riau: 3.622.488
24. Sulawesi Barat: 406.096
25. Sulawesi Selatan: 6.022.987
26. Sulawesi Tengah: 585.732
27. Sulawesi Tenggara: 1.628.320
28. Sulawesi Utara: 591.040
29. Sumatera Barat: 675.050
30. Sumatera Selatan: 5.656.633
31. Sumatera Utara: 9.050.622
Total DPT: 152.067.680

Tidak ada komentar

KOMENTAR PEMBACA:

Pembaca SUARA INDEPENDENT dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.