Header Ads

Kapolres dan Ketua Bhayangkari Lampung Utara Buka Bersama Dengan Anak Yatim


INDEPENDENT | Di pertengahan bulan suci ramadhan, Kapolres Lampung Utara bersama Ibu Ketua Bhayangkari Cab. Lampung Utara menggelar buka puasa bersama bersama anak yatim panti asuhan Al-Mursin Mulang Maya Kec. Kotabumi Selatan, Minggu (3/6/2018).

Selain buka puasa bersama, pada acara tersebut Kapolres Lampung Utara juga memberikan bantuan dan bingkisan berupa sembako kepada anak-anak panti.

Menurut Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana, S.I.K yang hadir bersama Ketua Pengurus Cabang Bhayangkari Lampung Utara, Ny Hanny Eka Mulyana mengatakan, ini sebagai wujud kebersamaa dimana Polres Lampung Utara adalah merupakan bagian dari masyarakat Lampung Utara.

"Buka bersama anak yatim piatu ini sebagai sarana menambah pahala di bulan suci Ramadhan ini dengan berbagai rezki dan kebahagian bersama orang yang membutuhkan kasih sayang," kata Kapolres.

Menurutnya, dalam tugas dan tanggung jawabnya terutama yang berkaitan dengan tugas-tugas Kepolisian dalam pembinaan masyarakat. Polisi harus dekat dan terus membangun komunikasi ataupun bersilaturahmi dengan masyarakat.

"Inti dari kegiatan ini yakni membangun komunikasi dan silaturahmi, harapannya biar anak-anak mendapat motivasi dan semangat baru," terangnya.

Kapolres juga menginggatkan kepada para anak-anak panti agar bisa menjaga dirirnya dari ajaran kelompok paham radikalisme yang intoleransi dan mewaspadai berita-berita hoak yang ingin memecabelah bangsa. "Hal ini menjadi satu perhatian yang harus disikapi bersama bahwa Pancasila adalah Idiologi Negara demi keutuhan NKRI," ujar Kapolres Lampung Utara AKBP Eka Mulyana, S.I.K.

Jurnalis : Juaini Adami


Tidak ada komentar

KOMENTAR PEMBACA:

Pembaca SUARA INDEPENDENT dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.