Header Ads

Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un, Sri Widodo Dipecat Warga Lampura Potong Tumpeng


INDEPENDENT | Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un, Akhirnya karier Sri Widodo sebagai Plt Lampura tamat hari ini. Pemerintah Provinsi Lampung resmi mencopot Sri Widodo dari posisinya sebagai Pelaksana Tugas Bupati Lampung Utara pada Jumat pagi (22/6/2018).

Pencopotan ini diduga imbas dari kebijakan Sri Widodo yang tak mengindahkan larangan untuk tidak melakukan pelantikan pejabat di lingkungannya.

Kini posisi Sri Widodo digantikan ‎oleh Samsir, yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Utara ditunjuk sebagai Pelaksana Harian Bupati Lampura.

Prosesi pencopotan Sri Widodo dilakukan pagi ini di ruang rapat utama kantor Gubernur Lampung.

Informasi yang diterima redaksi, surat Keputusan penunjukan sebagai Plh diserahkan oleh Pejabat Sementara Gubernur Lampung, Didik Suprayitno kepada ‎Samsir.

Prosesi penyerahan SK ini disaksikan oleh pejabat Pemerintah Provinsi Lampung, di antaranya Pelaksana Tugas Sekretaris Pemerintah Provinsi Lampung Hamartoni Ahadis, dan disaksikan sejumlah para petinggi Pemkab Lampung Utara,

Tampak hadir dalam acara ini Asisten III Efrizal Arsyad dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Iwan Setiawan.

Beberapa kali redaksi melakukan kontak ke mobile Sri Widodo guna klarifikasi, belum juga berhasil.

Sementara itu, warga Kecamatan Abung Kunang justru menyambut suka cita atas pemberhentian Sri Widodo. Tak jelas mengapa warga merasa senang.

"Ya, kita bersyukur saja. Scenario Allah ternyata lebih indah pada akhirnya. Sebagai warga kami merasa lega. Gusti Allah ora sare. Karena itu, kami akan potong tumpeng malam nanti, sekaligus acara halal bihalal," kata Dewi Muryati, penggerak PKK dan pegiat masjid ini.

Dewi tak menjelaskan berapa puluh warga yang akan potong tumpeng dan halal bihalal ini.

"Jumlah persisnya belum tahu ya Mas, cuma ada 30an orang yang sudah konfirmasi. Ya, kita baca doa saja, yang baik-baik buat Lampung Utara," imbuh Dewi.

Jurnalis : Juaini Adami / Ummi Khalsum
Editor : Niki Putune Sinten

Tidak ada komentar

KOMENTAR PEMBACA:

Pembaca SUARA INDEPENDENT dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.