Header Ads

Polsek Labuhan Maringgai Lamtim Amankan 2 Mesin Sedot Pasir


INDEPENDENT | Pihak kepolisian mulai serius menertibkan penambangan pasir Ilegal di Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur. Hal itu tampak pada langkah hukum seperti yang dilakukan oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Labuhan Maringgai telah berhasil mengamankan dua mesin sedot pasir ilegal di Desa Sriminosari, Senin (28/05/2018).

Saat melakukan patroli jajaran Polsek Labuhan Maringgai mendengar ada suara mesin yang sedang beroperasi dan di selidiki ternyata benar sedang ada aktifitas penambangan pasir Ilegal di Desa Sriminosari.

Kapolsek Labuhan Maringgai KOMPOL Effendi Koto, saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp membenarkan telah mengamankan dua mesin sedot pasir, dan masih menyelidiki pihak pemilik mesin tersebut.

"Ya, emang ada 2 unit mesin yang kita amankan dari Satu Lokasi di Desa Sriminosari. Namun pada saat mendatangi TKP, yang kebetulan pada saat patroli terdengar ada mesin yang berbunyi dan didekati para pekerja lari tunggang langgang ke berbagai arah dan dilakukan pengejaran tidak ada yang tertangkap dan sementara masih di selidiki siapa pemilik alat mesin tersebut,” jelasnya.

Atas tindakan ini, Warga Kecamatan Labuhan mengapresiasi dan mendukung apa Yang dilakukan kepolisian dalam upaya untuk menertibkan Keberadaan para penambang pasir Ilegal di wilayah itu.

"Tentu, kami warga sangat mendukung dan mengapresiasi apa yang dilakukan oleh  aparat kepolisian," kata Ilham, warga Margasari (29/5/2018) seraya mengacungkan jari jempol buat polisi.

Jurnalis: Herwan Toni

Tidak ada komentar

KOMENTAR PEMBACA:

Pembaca SUARA INDEPENDENT dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.