Header Ads

Peran Generasi Muda Dalam Pentas Pilkada dan Pilpres


SAYA teringat pidato Bung Karno, " Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia". Tentu kita bertanya-tanya bagaimana caranya hanya 10 pemuda bisa mengguncankan dunia?

Kalau kita renungkan dan merefleksikan pidato Bung Karno, sejatinya jumlah besar saja tidaklah cukup untuk bisa membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju dan diperhitungkan di kanca dunia. Ini juga kata Imam Nawawi, Menteri pemuda dan olahraga RI.

Bung Karno, menurut Imam Nawawi, tidak perlu menunggu bonus demografi untuk bisa memberi kehormatan yang layak bagi bangsa dan negaranya. Ia (Bung Karno) hanya membutuhkan pemuda-pemudi unggul yang memiliki kualitas dan visi yang besar dalam menatap dunia.

Untuk itu, "Di tangan pemuda, sebuah perubahan bisa terjadi. Sebab, daya imajinasi, kreasi, dan inovasi senantiasa melekat pada semangat generasi muda,".

Bahkan Rhenald Kasali, pendiri rumah perubahan lebih tegas berucap, "Hanya pemuda yang suka perubahan yang bakal meraih kesuksesan. Sementara mereka yang tidak mau berubah akan tetap  terpuruk dan menjadi orang tertinggal,".

Karena itu, tidaklah heran kalau Bung Karno dalam sebuah pidatonya secara tegas mengatakan peran pemuda yang bisa diandalkan untuk melakukan perubahan. Bung Karno hanya membutuhkan 10 pemuda untuk mengguncang dunia.

Kaitannya dengan tahun pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018 dan mengarah  menujuh pemilihan Presiden RI, harapan bangsa dan negara kita ada ditangan pemuda dalam menentukan pempinan bangsa kedepan.

Karena gambaran diatas menunjukkan betapa dahsyatnya pemuda sebagai agen perubahan. Tentu saja, generasi muda yang dimaksud ialah (Pemuda) yang berpikiran positif dan berprestasi. Pemuda yang tidak muda terombang-ambing oleh arus globalisasi. Pemuda yang --Berpengaruh dan tidak mudah Terpengaruh -- oleh arus pergaulan yang berdampak negatif, dan apalagi politik praktis dalam mengambil sikap di PILKADA, dan  PILGUB  serentak 27-Juni-2018, sehingga peranan pemuda semakin nyata di PILPRES 2019.  Semoga.(Nasri Aboe/JNN)

Tidak ada komentar

KOMENTAR PEMBACA:

Pembaca SUARA INDEPENDENT dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.