Header Ads

Pemkab dan DPRD Gelar Rapat Paripurna Bahas LKPJ, Ini Kata Sujadi


INDEPENDENT | Rapat paripurna DPRD Kabupaten Pringsewu  dengan agenda penyampaian keputusan  DPRD Kabupaten Pringsewu tentang rekomendasi hasil pembahasan LKPJ kepala daerah tahun anggaran 2017 Kabupaten Pringsewu digelar di gedung DPRD Kabupaten Pringsewu di komplek perkantoran pemkab setempat, Selasa (15/5).

Rapat paripurna yang dipimpin wakil ketua DPRD Kabupaten Pringsewu  Stiyono, S.H. ini dihadiri Bupati Pringsewu  Sujadi dan wakil bupati Dr.Hi.Fauzi beserta jajaran pemerintah kabupaten dan muspida Pringsewu.

Bupati Pringsewu  Sujadi saat menyampaikan kata sambutan mengatakan berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 24 Tahun 2005 tentang standard akuntansi pemerintahan ditegaskan bahwa Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah kepada DPRD adalah bersifat Progress Report terhadap pelaksanaan tugas selama satu tahun berjalan, atau  dengan kata lain bahwa aspek instrospeksi dan pengendalian lebih diutamakan terhadap kecenderungan perkembangan dan hasil kerja yang dicapai, sebagai pengejawantahan terhadap pilar pemerintahan yang baik melalui perwujudan konsep akuntabilitas dan transparansi yang ditujukan pada penyelenggara Pemerintahan Daerah.

"Kami akan berupaya mewujudkan masukan atau saran yang telah disampaikan DPRD Kabupaten Pringsewu pada program pembangunan berikutnya. Oleh karena itu, pada kesempatan yang baik ini, saya meminta kepada seluruh organisasi perangkat daerah agar benar-benar mencermati berbagai masukan tersebut dan sekaligus menindaklanjutinya pada program-program atau kegiatan pemerintahan dan pembangunan di masa mendatang, secara sistematis, sesuai dengan rambu-rambu  maupun mekanisme yang ada," pintanya.

Jurnalis : Nanang Siswanto

Tidak ada komentar

KOMENTAR PEMBACA:

Pembaca SUARA INDEPENDENT dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.