Header Ads

Pembangunan Karakter Bangsa Melalui TMMD 2018


INDEPENDENT | Generasi muda mendapat perhatian penting dalam TMMD ke 101 tahun 2018. Dalam TMMD ke 101 ini pembangunan karakter bangsa menjadi salah satu sasaran utama. "Diharapkan TMMD ini tidak hanya menghasilkan output fisik semata namun juga mampu membangun karakter bangsa, khususnya generasi mudanya. Sebab hal ini penting karena output tersebut akan mendorong outcome yang sangat berharga yaitu generasi muda yang kompetitif dan kemandirian bangsa," demikian amanat KASAD yang dibacakan Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI I. Nyoman Cantiasa saat menutup TMMD ke 101 di distrik Asotipo kabupaten Jayawijaya.

Pelaksanaan TMMD di distrik Asotipo ini berhasil membangun dua ruang kelas PAUD, taman bermain, dua gedung balai kampung, pembuatan MCK yang bekerjasama dengan BRI, pembukaan 5 hektar lahan sawah serta melakukan oertandingan sepak bola antar pelajar dan berbagai penyuluhan.

Kasdam XVII/Cendrawasih Brigjen TNI I. Nyoman Cantiasa pada penutupan TMMD ini juga menyerahkan bantuan berupa alat potong senso, pompa air, dan peralatan belajar bagi anak anak PAUD

Seusai menutup TMMD, Kasdam beserta rombongan meninjau pelaksanaan pengobatan masal. "Anak ko sakit apa. Nanti minum obat sampe habis ya," ujar sang Jendral sambil mengelus kepala Joshua yang hari itu datang berobat.

Kasdam juga menyapa anak anak kecil yang tampak sedang berebutan biskuit yang dibagikan oleh para petugas kesehatan.

Penutupan TMMD ini ditandai dengan prosesi bakar batu. "Saya berterimakasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dan menerima kami tentara dengan baik," ujar Kasdam sesaat sebelum memotong wam (babi-red) yang telah dibakar.

Selanjutnya Kasdam meninjau pembangunan dua balai desa yang letaknya cukup jauh dari lokasi penutupan TMMD. (Andre)



Tidak ada komentar

KOMENTAR PEMBACA:

Pembaca SUARA INDEPENDENT dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.