Header Ads

Ir Micel Saragih Tegas Tolak Penunjukkan dari Plt Bupati Lampura


INDEPENDENT | Pasca pemecatan Kepala Dinas Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (DBPKAD)  Desyadi yang diduga enggan mencairkan dana PUPR Lampung Utara  sebesar Rp. 5 miliar terus memanas hari ini. (31/5).

Menurut Desyadi, apabila di ikutin maka pihaknya akan menabrak aturan hukum yang berlaku.

Saat di konfirmasi  Ir Micel Saragih Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan dan Retrebusi Daerah membenarkan pihaknya yang ditujuk sebagai penganti Desyadi hari ini.

Saragih dengan tegas menolak penunjukkan itu, lalu memberikan surat penolakan yang di tujukan kepada Plt Bupati Lampung Utara.

Melalui Sekda Lampung Utara dan Asisten 3 Bidang Keuangan Lampung Utara dengan alasan dinas yang di pimpinya pun masih belum bisa terbenahi.

Ditempat terpisah, Ketua  LSM Lakda Rusli meminta supaya krew Adiyaksa dan Polres Lampung Utara bertindak cepat dengan mendalami hal tersebut, karena Rusli menganggap Plt Bupati Lampung Utara memperkeruh stabilitas keamanan di Lampung Utara.

"Kita semua harusnya bertindak, jangan hanya sebagai penonton," tegasnya.

Dengan tegas pula Rusli mengatakan Plt Bupati Lampung Utara jelas sudah dua kali mengangkangi Permendagri, maka apabila mendagri tidak cepat mengambil langkah tegas, sangat mungkin Lampung Utara akan terus menerus terjadi unras.

"Jika unras terjadi tiap hari, itu artinya sudah tidak sehat," imbuhnya.

Jurnalis : Juaini Adami

Tidak ada komentar

KOMENTAR PEMBACA:

Pembaca SUARA INDEPENDENT dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.