Header Ads

Dua Pemuda Pelaku Pencabulan Siswi Kelas XI Diciduk Polisi


INDEPENDENT | JU alias GE (33) dan DB (23) yang sama-sama berprofesi wiraswasta, merupakan warga Tiyuh/Kampung Panaragan, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang, diciduk Kepolisian Sektor (Polsek) Tulang Bawang Tengah, Polres Tulang Bawang, pada Minggu (20/5) sekitar pukul 01.00 WIB saat sedang berada di warung bakso, beralamat di Tiyuh Marga Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Udik.

Kapolsek Tulang Bawang Tengah Kompol Leksan Ariyanto, SIK mengatakan, para pelaku ditangkap karena telah melakukan perbuatan cabul terhadap korban DA (16) yang masih berstatus siswi kelas XI, yang terjadi pada Jumat (18/5) sekitar pukul 01.30 WIB di rumah pelaku JU alias GE.

“Hakim (54) yang berprofesi wiraswasta, warga Desa Bandar Sari, Kecamatan Padang Ratu, Kabupaten Lampung Tengah, yang merupakan bapak kandung korban melaporkan peristiwa yang dialami putrinya ke Polsek Tulang Bawang Tengah pada Jumat (18/5) sore, tertuang dalam Laporan Polisi Nomor : LP / 757 / V / 2018 / Polda Lpg / Res Tuba / Sek TBT, tanggal 18 Mei 2018,” urai Leksan.

Leksan menjelaskan, awal mula kejadian yang menimpa korban terjadi saat para pelaku menjemput korban di kontrakannya, lalu mengajak korban makan nasi goreng dan membawa korban menuju ke Islamic Centre, kemudian korban dibawa oleh para pelaku menuju rumah pelaku JU alias GE.

“Di dalam kamar pelaku JU alias GE, korban secara bergantian dicabuli oleh para pelaku hingga beberapa kali, kemudian sekitar pukul 11.30 WIB para pelaku kembali melakukan aksi bejatnya terhadap korban saat korban diajak mandi bersama-sama di dalam kamar mandi rumah pelaku, apabila korban tidak mau, maka pelaku mengancam akan membawa korban ke Polres, usai mencabuli korban, lalu para pelaku mengantarkan korban kembali ke kontrakan tempat korban menginap,” terang Leksan.

Adapun barang bukti yang diamankan dalam perkara ini berupa kaos tengtop warna hitam, celana pendek levis warna hitam, celana panjang trening warna biru, baju kemeja warna hitam corak merah, BH warna cream, kasur yang dilapisi kain batik warna coklat, bantal yang dilapisi sarung warna merah, guling yang dilapisi sarung warna merah, sepray corak warna kuning, merah dan biru, uang tunai Rp. 100 Ribu, kaleng susu merk frisian flag yang sudah terbuka dan 1 Kg gula pasir.

“Para pelaku saat ini sudah ditahan di Mapolsek Tulang Bawang Tengah dan terancam hukuman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp. 5 Miliar,” tukas Leksan.

Jurnalis : Prabu


Tidak ada komentar

KOMENTAR PEMBACA:

Pembaca SUARA INDEPENDENT dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.