Header Ads

Diduga Stres Terlilit Hutang, Pria Ini Nekat Gantung Diri di Pohon Karet


INDEPENDENT | Warga Tiyuh/Kampung Balam Jaya, Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulang Bawang Barat dihebohkan dengan penemuan mayat laki-laki tergantung diatas pohon karet di kebun milik warga setempat. Pada Rabu (2/5) sekitar pukul 06.00 WIB.

Kapolsek Lambu Kibang Iptu Abdul Malik mengatakan, korban adalah Gatot Sutikno (35) Warga Tiyuh/Kampung Balam Jaya, Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulang Bawang Barat.

“Kejadian tersebut, pertama kali diketahui oleh Saksi Partina (50), saat dirinya hendak pergi menyadap karet ke kebun yang hanya berjarak 200 meter dari rumahnya. Alangkah terkejutnya saksi ketika melihat korban sudah tergantung diatas pohon dengan menggunakan tali tambang warna kuning, sedangkan sepeda motor milik korban berada tidak jauh dari TKP (tempat kejadian perkara),” jelas Iptu Malik.

Melihat kejadian tersebut, saksi langsung memberitahu Ketua RT Gunawan (48) dan Linmas Maryono (48), bahwa di kebun karet ditemukan korban sudah MD (meninggal dunia) dalam posisi tergantung. Ketua RT yang mendapatkan berita tersebut langsung menghubungi Polsek Lambu Kibang. ‘Petugas kami yang mendapatkan informasi tentang adanya warga yang ditemukan gantung diri, langsung berangkat menuju ke TKP untuk melakukan tindakan kepolisian,” terang Malik.

Adapun barang bukti yang diamankan di TKP yaitu berupa tas warna hitam merk Garzen, 4 potong baju kemeja, 3 potong celana jeans, sepasang sandal kulit warna hitam tali kuning, tali tambang warna kuning sepanjang 1 meter, buku tulis yang berisi catatan hutang dan sepeda motor Honda Beat warna hitam.

“Dari keterangan pihak keluarga kepada polisi, kuat dugaan korban mengakhiri hidupnya lantaran prustasi karena terlilit banyak hutang,” tandasnya.

Jurnalis : Prabu

Tidak ada komentar

KOMENTAR PEMBACA:

Pembaca SUARA INDEPENDENT dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.