Header Ads

Akui Gelapkan Uang Cat Lapangan Futsal, Kakon Sinar Mulya Sebut Jembatan Milik PUPR


INDEPENDENT | Inspektorat Pringsewu croscek hasil pekerjaan  pekon Sinar Mulya Kec. Banyumas, kab. Pringsewu terkait hasil pekerjaan lapangan Futsal yang mangkrak, pada rabu (23/05/2018).

Pembangunan lapangan Futsal yang bersumber dari Anggaran Dana Pekon  (ADP) 2017 yang menelan anggaran 119.715.000,00 sedangkan anggaran senilai sekitar Rp. 9.000.000,00 untuk cat sudah di SPJ kan  akan tetapi uang tersebut oleh kepala pekon sinar mulya digelapkan dan odih warsono selaku kepala pekon mengakui kebenaran penggelapan tersebut.

Ditambah lagi  pembangunan jembatan  Tipe 3 m x 6 m jumlah anggaran  Rp. 99.085.000,00 dengan waktu pelaksanaan 01 oktober - 01 desember 2017 terhitung 90 hari masa kerja diduga mark-up, terkait pekerjaan jembatan  odih warsono  tidak mengakui pekerjaan tersebut dan mengalihkan bahwasannya jembatan tersebut adalah milik Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pringsewu.

Dalam hal ini pemerintah daerah melalui Inspektorat Pringsewu seharusnya  bekerja sama dengan kepolisian dan kejaksaan negeri Pringsewu dalam hal Pemberantasan tindak pidana korupsi diwilayah kabupaten Pringsewu agar memberikan efek jera,karena Dana Desa perlu pengawalan dan pengawasan agar terealisasi dan pembangunannya dirasakan masyarakat.

Seperti tertuang pada UU  tindak pidana korupsi yang diatur dalam Pasal 2ayat (1) UU no. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 tahun 2001.

“Setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana penjara dengan penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling sedikit Rp. 200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah).”

Jurnalis : Nanang Siswanto



Tidak ada komentar

KOMENTAR PEMBACA:

Pembaca SUARA INDEPENDENT dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.