Header Ads

Sekretariat Pemenangan Pilpres 2019 Diresmikan, Prabowo: Kami Siap Mengabdi Untuk Rakyat


INDEPENDENT | Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meresmikan Sekretariat Bersama (Sekber) untuk pemenangan Prabowo Subianto pada Pilpres 2019. Lokasinya berada di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Jumat malam ini, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan sedang menyiapkan tongkat estafet regenerasi kepemimpinan.

Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan pembukaan Sekretariat Bersama Pemenangan Pilpres 2019 Gerindra-PKS di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (27/4) malam.

"Jadi kita bangga semua karena kita lihat kita sudah tampil generasi-generasi yang lebih muda dan akan siap untuk mengambil alih tongkat estafet dari kami-kami ini," kata Prabowo.

"Kami berjuang di sini sebetulnya untuk menyiapkan alih-alih generasi," lanjutnya.

Prabowo melanjutkan bahwa jika masih dibutuhkan, dirinya masih siap mengabdi untuk rakyat Indonesia.

"Kami masih di sini, kalau kami masih dibutuhkan oleh rakyat kami siap untuk mengabdi kepada rakyat Indonesia," katanya.

Saat ditanya lebih lanjut usai acara, Prabowo tidak menjelaskan maksud di balik pernyataannya soal menyiapkan tongkat estafet regenerasi.

"Kita akan siapkan kan, mereka harus disiapkan," kata Prabowo.

Begitu pula saat ditanya wartawan maksud regenerasi itu apakah berkaitan dengan menyiapkan pemimpin muda untuk pemilu 2019 atau tidak, Prabowo enggan menjawabnya.

"Ah ente pura-pura enggak tahu saja. Oke makasih," katanya.

Dalam peresmian Sekber Gerindra-PKS ini hadir Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno, Wakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais, Wakil Sekjen PKS Abdul Hakim, perwakilan PBB dan sejumlah kader muda Gerindra. (Reza/ Sumber: CNN)




Tidak ada komentar

KOMENTAR PEMBACA:

Pembaca SUARA INDEPENDENT dapat mengirimkan komentar terkait artikel atau berita yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan kami dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Kami akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.